Selasa, 22 Maret 2016

KASUS 2-1

APAKAH KLASIFIKASI AKUNTANSI TELAH KETINGGALAN ZAMAN?

1.      Apakah anda setuju dengan pendapat yang dikemukan Cairn bahwa klasifikasi akuntansi terlalu sederhana dan kurang relevan dalam dunia saat ini? Apakah usaha-usaha untuk mengklasifikasi akuntansi tidak bermanfaat dan ketinggalan zaman? Mengapa dan mengapa tidak?

BAB III

AKUNTANSI KOMPARATIF I DAN II

Standar akuntansi badalah regulasi atau aturan (termasuk pada hukum anggaran dasar) yang mengatur penyusunan laporan keuangan. Penetapan standar adalah proses perumusan suatu formulasi standar akuntansi. Terdapat empat alasan yang menjelaskan tentang hal ini. Pertama, di kebanyakan negara hukuman atas ketidakpatuhan dengan ketentuan akuntansi resmi cendrung lemah dan tidak efektif. Kedua, secara sukarela perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak daripada yang diharuskan. Krtiga, beberapa negara memperbolehkan perusahaan untuk mengabaikan standar akuntansi jika dengan melakukannya oprasi dan posisi keuangan perusahaan akan tersajikan secara lebih baik. Akhirnya di beberapa negara standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan keuangan perusahaan secara trsendiri, dan bukan untuk laporan konsolidasi

Hubungan antara standar dan akuntansi dan praktik akuntansi sangat rumit dan tidak selelu bergerak dalam satu arah yang sama. Dalam beberapa kasus, praktik berasal dari standar; pada kesempatan lain, standar berasal dari praktik. Praktik dapat dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan pasar seperti yang berkaitan dengan kompetisi terhadap dana dalam pasar modal.

BAB II

PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASIAKUNTANSI INTERNASIONAL

PERKEMBANGAN

Delapan faktor berikut ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan akuntansi:
1.      Sumber pendanaan
2.      Sistem hukum
3.      Perpajakan
4.      Ikatan politik dan ekonomi
5.      Inflasi
6.      Tingkat perkembangan ekonomi
7.      Tingkat pendidikan
8.      Budaya

BAB I

PENDAHULUAN

SUDUT PANDANG SEJARAH

            Sejarah akuntansi merupakan sejarah internasional. Sistem pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping) dianggap sebagai awal penciptaan akuntansi, berawal dari Italia pada abad ke-14 dan 15. Perkembangan didorong oleh pertumbuhan perdagangan internasional di Italia Utara selama masa akhir abad pertengahan dan keinginan pemerintah untuk menemukan cara mengenakan pajak dalam transaksi komersial. Kemudian beralih ke Jerman untuk membantu para pedagang pada zaman Fugger dan kelompok Hanseatik. Pada waktu yang bersamaan, para filsuf bisnis di Belanda mempertajam cara menghitung pendapatan periodik dan aparat pemerintah di Prancis menemukan keuntungan menerapkan keseluruhan sistem dalam perencanaan dan akuntabilitas pemerintah.

Minggu, 31 Mei 2015

Tugas Soft Skill Bahasa Inggris 2 - Minggu 4 (Future Tense)

Nama saya Helmi Hendrayadi, kalian dapat memanggil saya Helmi. Saya kuliah di Universitas Gunadarma, dan saya mengambil fakultas ekonomi jurusan akuntansi di Gunadarma. Setelah lulus saya memiliki rencana-rencana, saya akan bekerja sebagai akuntan di perusahaan besar. saya akan bekerja keras untuk masa depan saya dan menabungkan uang saya untuk membeli rumah, mobil, motor, kebutuhan hidup dan lainnya. Saya akan memberikan fasilitas yang terbaik untuk orang tua saya sebelum saya menikah, seperti mobil dan rumah yang lebih baik untuk mereka tinggal saat mereka tua nanti. Saya akan mengajak mereka untuk pergi ke Mekah (haji) dan saya akan mengajak mereka berjalan-jalan ke banyak tempat. Saya akan menikah setelah saya sudah mapan dan sudah membahagiakan orang tua saya.

Tugas Soft Skill Bahasa Inggris 2 - Minggu 3 (Modal)

Paragraf  3, Judul Buku Akuntansi Biaya, Penulis Armanto Witjaksono, hal. 3

Pengertian Biaya dan Beban
Dalam akuntansi setiap Expense adalah Cost, namun tidak setiap Cost merupakan Expense. Dengan demikian itu pernyataannya adalah bilamana Cost akan berubah atau Cost diakui sebagai Expense? Jawabannya adalah pada saat Cost dapat dikaitkan atau dihubungkan dengan  manfaat sesuai prissip “matching”(dapat saling ditandingkan) antara pengorbanan dan manfaat.

Paragraph 3, Title of Book is Akuntansi Biaya by Armanto Witjaksono, page 3

Definition of Costs and Expenses
In accounting every Expense is the Cost, but not any Cost is an Expense. Thus the statement is when the cost will change or if the cost is recognized as an Expense? The answer is when the cost can be interpreted or connected with corresponding benefits “matching” principle
(can be matched to each other) between sacrifices and benefits.

Tugas Soft Skill Bahasa Inggris 2 - Minggu 2 (Future Tense dan Modal)

Soft skill minggu 2
Future Tense
1.       (+) I will tell you about Avengers movie.
(-) I will not tell you about Avengers movie.
(?) Will you tell me about Avengers movie?

2.       (+) I will sing a song for you.
(-) I will not sing a song for you.
(?) Will you sing a song for me?

3.       (+) I will give Sarah a bucket of roses.
(-) I will not give Sarah a bucket of roses.
(?) Will you give Sarah a bucket of roses?

4.       (+) I will go to his office.
(-) I will not go to his office.
(?) Will you go to his office?

5.       (+) Willy and I will play football tomorrow night.
(-)Willy and I will not play football tomorrow night.
(?) Will Willy and I play football tomorrow night?