Senin, 25 April 2016

KASUS 6-1 AKUNTANSI INTERNASIONAL

KASUS 6-1 PERUSAHAAN REGENTS

Perusahaan Regents baru saja mendapatkan anak perusahaan manufaktur AS yang berlokasi di pinggiran kota London. Pada dasarnya mereka hanya menjual produk mereka di inggris, yang penjualannya ditagihkan dalam poundsterling dan harga dihitung dengan kondisi kompetitif lokal. Beban (buruh, bahan mentah, dan biaya produksi lainnya) sebagaian besar lokal, walaupun kuantitas kmponen yang signifikan sekarang diimpor melalui induk perusahaan AS. Pembiayaan sebagaian menggunakan dolar AS yang disediakan oleh induk perusahaan.
            Manajemen kantor pusat harus memutuskan penggunaan mata uang fungsinal untuk operasional perusahaan di London : Apakah akan menggunakan dolar AS atau poundstreling inggris? Anda diminta untuk memberikan saran kepada manajemen mengenai penggunaan mata uang yang tepat dan efek relatifnya ke laporan keuangan. Persiapkan laporan yang mendukung rekomendasi anda dan identifikasi setiap kebijakan yang digunakan dalam analisis anda.
            Tampilan 6-1 memberikan perbandingan neraca Regents Corporations pada 31 Desember 20X7 dan 20X8, dan Laporan laba-rugi akhir tahun pada 31 Desember 20X8. Laporan yang digunakan di AS biasanya menggunakan prinsip akuntasi yang menggunakan translasi terhadap dolar.

BAB 6 AKUNTANSI INTERNASIONAL

PELAPORAN KEUANGAN DAN PERUBAHAN HARGA


A. Pengertian Perubahan Harga
Untuk memahami makna istilah perubahan harga (changing prices) ,harus dibedakan antara pergerakan harga umum dan pergerakan harga spesifik yang dimana keduanya masuk dalam istilah perubahan harga itu.

1. Perubahan Harga Umum 
Suatu perubahan harga umum terjadi apabila secara rata-rata harga seluruh barang dan jasa dalam suatu perekonomian mengalami perubahan. Unit-unit moneter memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian daya beli. Kenaikan harga secara keseluruhan disebut inflasi (inflation), sedangkan penurunan harga disebut deflasi (deflation).

BAB 5 AKUNTANSI INTERNASIONAL


TRANSLASI MATA UANG ASING


Alasan Translasi Mata Uang Asing
Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.
Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
1.    Mencatat transaksi mata uang asing;
2.    Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
3.    Berkomunikasi dengan peminat saham asing.

BAB 4 AKUNTANSI INTERNASIONAL

PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN


 PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN
            Standard dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan, undang-undang, berhubungan dengan politik dan ekonomi, tingkat perkembangan ekonomi, pendidikan, budaya, dan faktor-faktor lainnya. Di amerika Serikat, Inggris Raya dan Anglo-Amerika lainnya, ekuitas pasar palong berjasa dalam menyediakan keuangan bagi perusahaan dan menjadi sangat maju, Sedangkan, Di negara-negara seperti Perancis, Jerman, Jepang dan berbagai negara dengan pasar yang baru muncul, pemegang saham tetap berkonsentrasi dan bank secara tradisional telah menjadi sumber keuangan utama perusahaan.

 PENGUNGKAPAN SUKARELA
            Manajer harus memiliki insiatif untuk mengungkap informasi mengenai performa perusahaan secara sukarela. Keuntungan dari pengungkapan tersebut mungkin menyangkut biaya transaksi yang lebih rendah dalam perdagangan sekuritas perusahaan, bunga yang lebih tinggi dari analis keuangan dan investor, meningkatkan likuiditas saham dan biaya modal yang lebih rendah. Laporan yang diungkapkan meliputi tuntunan bagaimana perusahaan bisa menggambarkan dan menjelaskan investasi potensial mereka kepada investor.

Selasa, 22 Maret 2016

KASUS 2-1

APAKAH KLASIFIKASI AKUNTANSI TELAH KETINGGALAN ZAMAN?

1.      Apakah anda setuju dengan pendapat yang dikemukan Cairn bahwa klasifikasi akuntansi terlalu sederhana dan kurang relevan dalam dunia saat ini? Apakah usaha-usaha untuk mengklasifikasi akuntansi tidak bermanfaat dan ketinggalan zaman? Mengapa dan mengapa tidak?

BAB III

AKUNTANSI KOMPARATIF I DAN II

Standar akuntansi badalah regulasi atau aturan (termasuk pada hukum anggaran dasar) yang mengatur penyusunan laporan keuangan. Penetapan standar adalah proses perumusan suatu formulasi standar akuntansi. Terdapat empat alasan yang menjelaskan tentang hal ini. Pertama, di kebanyakan negara hukuman atas ketidakpatuhan dengan ketentuan akuntansi resmi cendrung lemah dan tidak efektif. Kedua, secara sukarela perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak daripada yang diharuskan. Krtiga, beberapa negara memperbolehkan perusahaan untuk mengabaikan standar akuntansi jika dengan melakukannya oprasi dan posisi keuangan perusahaan akan tersajikan secara lebih baik. Akhirnya di beberapa negara standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan keuangan perusahaan secara trsendiri, dan bukan untuk laporan konsolidasi

Hubungan antara standar dan akuntansi dan praktik akuntansi sangat rumit dan tidak selelu bergerak dalam satu arah yang sama. Dalam beberapa kasus, praktik berasal dari standar; pada kesempatan lain, standar berasal dari praktik. Praktik dapat dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan pasar seperti yang berkaitan dengan kompetisi terhadap dana dalam pasar modal.

BAB II

PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASIAKUNTANSI INTERNASIONAL

PERKEMBANGAN

Delapan faktor berikut ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan akuntansi:
1.      Sumber pendanaan
2.      Sistem hukum
3.      Perpajakan
4.      Ikatan politik dan ekonomi
5.      Inflasi
6.      Tingkat perkembangan ekonomi
7.      Tingkat pendidikan
8.      Budaya